Tabungan Bunga Tinggi vs Deposito 2026: Mana yang Lebih Untung untuk Simpan Uang?

Punya uang nganggur tapi bingung mau disimpan di mana? Tabungan bunga tinggi atau deposito? Di tahun 2026, bank digital menawarkan bunga tabungan hingga 8% per tahun, bahkan ada deposito yang mencapai 9%. Angka ini jauh di atas bank konvensional yang hanya 2 sampai 3%.

Artikel ini membandingkan keduanya secara detail agar kamu bisa memilih yang paling menguntungkan sesuai kebutuhan.

Dilema Menyimpan Uang: Tabungan atau Deposito?

Banyak orang mengira deposito selalu lebih untung karena bunganya lebih tinggi. Faktanya tidak selalu demikian di tahun 2026.

Bank digital seperti Krom Bank, Bank Neo Commerce (BNC), dan SeaBank kini menawarkan bunga tabungan yang bersaing dengan deposito bank konvensional. Bahkan beberapa produk tabungan memberikan bunga harian tanpa perlu mengunci dana.

Sementara itu, deposito di bank BUMN seperti BRI, BCA, dan Mandiri hanya menawarkan bunga sekitar 2,75% sampai 3,5% per tahun. Selisihnya sangat signifikan dibanding bank digital yang bisa mencapai 6 sampai 9%.

Pertanyaannya: apakah bunga tinggi selalu berarti lebih menguntungkan? Belum tentu. Ada faktor likuiditas, keamanan, dan pajak yang perlu dipertimbangkan.

Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing

Tabungan Bunga Tinggi

Kelebihan: Dana bisa diambil kapan saja tanpa penalti. Cocok untuk dana darurat. Bunga dihitung harian di beberapa bank digital. Minimal setoran rendah mulai Rp10.000. Tidak ada biaya admin di sebagian besar bank digital.

Kekurangan: Bunga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan bank. Godaan untuk mengambil dana lebih besar karena mudah diakses. Beberapa promo bunga tinggi hanya berlaku periode tertentu.

Deposito

Kelebihan: Bunga tetap selama tenor yang dipilih. Lebih disiplin karena dana terkunci. Pilihan tenor fleksibel mulai 1, 3, 6, hingga 12 bulan. Cocok untuk tujuan keuangan jangka menengah.

Kekurangan: Dana tidak bisa dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa penalti. Kehilangan bunga atau kena denda jika dicairkan lebih awal. Minimal setoran lebih tinggi di beberapa bank. Kurang cocok untuk dana darurat.

Baca Juga:  Cara Menutup Rekening Bank 2026: Prosedur Lengkap dan Saldo Minimum yang Dikembalikan

Daftar Bank dengan Bunga Tertinggi 2026

Berikut perbandingan bunga tabungan dan deposito dari berbagai bank di tahun 2026:

Bank Bunga Tabungan Bunga Deposito Minimal Setoran
Bank Amar 4% p.a Hingga 9% p.a Rp100.000
Krom Bank 6% p.a Hingga 8,75% p.a Rp10.000
Bank Neo Commerce (BNC) Hingga 8% p.a Hingga 8% p.a Rp100.000
Superbank 4% p.a Hingga 7,5% p.a Rp1.000
SeaBank 3,5% p.a Hingga 6% p.a Rp10.000
Nobu Bank 4% p.a Hingga 6% p.a Rp100.000
BPR (rata-rata) 5% p.a Hingga 6,75% p.a Bervariasi
BRI 0,5% p.a 2,75% – 3,25% p.a Rp10.000.000
BCA 0,5% p.a 2,25% – 3% p.a Rp8.000.000
Mandiri 0,5% p.a 2,75% – 3,25% p.a Rp10.000.000

Catatan: Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank dan BI Rate. Selalu cek informasi terbaru di aplikasi resmi masing-masing bank.

Simulasi Perbandingan Keuntungan

Mari kita hitung keuntungan nyata dengan modal Rp100.000.000 selama 12 bulan.

Skenario 1: Tabungan Bank Digital (Bunga 6% p.a)

Bunga kotor per tahun: Rp100.000.000 x 6% = Rp6.000.000 Pajak 20%: Rp6.000.000 x 20% = Rp1.200.000 Bunga bersih: Rp6.000.000 – Rp1.200.000 = Rp4.800.000

Skenario 2: Deposito Bank Digital (Bunga 9% p.a)

Bunga kotor per tahun: Rp100.000.000 x 9% = Rp9.000.000 Pajak 20%: Rp9.000.000 x 20% = Rp1.800.000 Bunga bersih: Rp9.000.000 – Rp1.800.000 = Rp7.200.000

Skenario 3: Deposito Bank Konvensional BRI (Bunga 3,25% p.a)

Bunga kotor per tahun: Rp100.000.000 x 3,25% = Rp3.250.000 Pajak 20%: Rp3.250.000 x 20% = Rp650.000 Bunga bersih: Rp3.250.000 – Rp650.000 = Rp2.600.000

Kesimpulan Simulasi:

Selisih bunga bersih antara deposito bank digital (9%) dengan deposito bank konvensional (3,25%) mencapai Rp4.600.000 per tahun untuk modal Rp100 juta. Angka ini sangat signifikan.

Bahkan tabungan bank digital dengan bunga 6% masih menghasilkan Rp4.800.000, lebih tinggi dari deposito bank konvensional yang hanya Rp2.600.000.

Kapan Pilih Tabungan? Kapan Pilih Deposito?

Pilih Tabungan Bunga Tinggi Jika:

Kamu butuh likuiditas tinggi dan dana bisa diakses sewaktu-waktu. Uang tersebut adalah dana darurat yang harus siap kapan saja. Kamu tidak yakin kapan akan butuh dana tersebut. Ingin mulai menabung dengan nominal kecil. Lebih nyaman dengan fleksibilitas tanpa komitmen tenor.

Pilih Deposito Jika:

Kamu punya tujuan keuangan dengan target waktu jelas seperti DP rumah atau biaya pendidikan. Ingin bunga yang pasti dan tidak berubah selama tenor. Butuh “kunci” agar tidak tergoda mengambil dana. Punya dana menganggur yang tidak akan dipakai dalam 3 sampai 12 bulan ke depan. Ingin memaksimalkan return dengan tenor lebih panjang.

Baca Juga:  Daftar Bunga Deposito Tertinggi 2026: Perbandingan Bank Konvensional dan Digital

Strategi Kombinasi:

Banyak financial planner menyarankan kombinasi keduanya. Simpan dana darurat di tabungan bunga tinggi (setara 3 sampai 6 bulan pengeluaran) dan sisanya di deposito untuk return maksimal.

Keamanan Simpanan di Bank Digital

Pertanyaan paling sering muncul: apakah aman menyimpan uang di bank digital?

Diawasi OJK

Seluruh bank digital yang beroperasi di Indonesia wajib terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kamu bisa mengecek legalitas bank di website resmi ojk.go.id.

Dijamin LPS

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan nasabah dengan ketentuan: maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank dan suku bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS.

Per Januari 2026, tingkat bunga penjaminan LPS untuk bank umum adalah 4,25% dan untuk BPR adalah 6,75%. Jika bunga yang kamu terima melebihi batas ini, simpanan tidak dijamin jika bank dilikuidasi.

Tips Keamanan:

Pastikan bank terdaftar di OJK. Cek apakah bunga yang ditawarkan masih dalam batas penjaminan LPS. Jangan simpan lebih dari Rp2 miliar di satu bank. Sebar dana ke beberapa bank jika nominal besar. Download aplikasi hanya dari sumber resmi (App Store atau Play Store).

Tips Strategi Menyimpan Uang

1. Diversifikasi

Jangan taruh semua telur di satu keranjang. Sebar dana ke beberapa bank dan instrumen untuk meminimalkan risiko.

2. Manfaatkan Promo

Bank digital sering menawarkan promo deposito dengan bunga lebih tinggi untuk periode tertentu atau nasabah baru. Pantau aplikasi untuk mendapatkan penawaran terbaik.

3. Pilih Tenor Sesuai Kebutuhan

Jangan memilih tenor 12 bulan jika kamu mungkin butuh dana dalam 6 bulan. Penalti pencairan dini bisa menggerus keuntungan.

4. Perhatikan Pajak

Bunga tabungan dan deposito dikenakan PPh Final 20% jika saldo di atas Rp7.500.000. Perhitungkan pajak saat membandingkan return.

5. Aktifkan Fitur Auto-debet

Beberapa bank digital menawarkan fitur menabung otomatis. Manfaatkan untuk membangun kebiasaan menabung konsisten.

6. Baca Syarat dan Ketentuan

Beberapa promo bunga tinggi mensyaratkan fresh fund (dana baru dari luar bank), minimal saldo tertentu, atau periode promo terbatas. Pastikan kamu memenuhi syarat.

Baca Juga:  Cara Dapat Pinjaman Bank Rp500 Juta, Ternyata Tidak Sesulit yang Dibayangkan

7. Cek Biaya Tersembunyi

Meski banyak bank digital tanpa biaya admin, beberapa masih mengenakan biaya untuk layanan tertentu. Cek detail di aplikasi.

FAQ

Bank mana yang punya bunga tabungan tertinggi 2026?

Bank Neo Commerce (BNC) dan Krom Bank menawarkan bunga tabungan tertinggi hingga 6 sampai 8% per tahun untuk periode promo tertentu.

Apakah bunga tabungan bank digital aman?

Aman selama bank terdaftar di OJK dan bunga tidak melebihi batas penjaminan LPS. Simpanan dijamin hingga Rp2 miliar per nasabah per bank.

Berapa pajak bunga tabungan dan deposito?

PPh Final 20% untuk simpanan dengan saldo di atas Rp7.500.000. Pajak dipotong langsung oleh bank.

Apa bedanya tabungan bunga tinggi dan deposito?

Tabungan bisa diambil kapan saja tanpa penalti dengan bunga fleksibel. Deposito mengunci dana selama tenor tertentu dengan bunga tetap.

Apakah deposito bank digital lebih untung dari bank konvensional?

Ya, secara angka. Deposito bank digital bisa mencapai 9% per tahun, sedangkan bank konvensional hanya 2 sampai 3,5%.

Berapa minimal setoran deposito bank digital?

Mulai dari Rp100.000 di beberapa bank digital, jauh lebih rendah dari bank konvensional yang biasanya Rp8 sampai 10 juta.

Bagaimana cara buka rekening bank digital?

Download aplikasi dari App Store atau Play Store, siapkan eKTP, lakukan verifikasi wajah (biometrik), dan proses selesai dalam 5 sampai 10 menit.

Apa itu tingkat bunga penjaminan LPS?

Batas maksimal bunga yang dijamin LPS. Jika bunga melebihi batas ini dan bank dilikuidasi, simpanan tidak dijamin. Per 2026: bank umum 4,25% dan BPR 6,75%.

Penutup

Tabungan bunga tinggi dan deposito sama-sama punya kelebihan masing-masing. Tabungan unggul dalam fleksibilitas, sementara deposito unggul dalam kepastian bunga.

Di tahun 2026, bank digital menawarkan bunga yang sangat kompetitif hingga 9% per tahun, jauh di atas bank konvensional. Selisih keuntungan bisa mencapai jutaan rupiah per tahun untuk modal Rp100 juta.

Strategi terbaik adalah kombinasi: simpan dana darurat di tabungan bunga tinggi dan maksimalkan return dengan deposito untuk dana yang tidak akan dipakai dalam waktu dekat.

Yang terpenting, pastikan bank yang dipilih terdaftar di OJK dan bunga tidak melebihi batas penjaminan LPS agar simpanan tetap aman.

Terakhir diperbarui: Januari 2026 | Disclaimer: Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek informasi terbaru di aplikasi resmi bank.