Shalat Tarawih adalah ibadah sunnah yang rutin dilakukan umat Muslim di bulan Ramadan. Meski biasanya dilakukan berjamaah di masjid, shalat ini juga bisa dikerjakan di rumah. Banyak yang memilih shalat Tarawih 11 rakaat karena sesuai dengan riwayat dari Aisyah RA, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melebihi 11 rakaat.
Artikel ini akan membahas tata cara lengkap shalat Tarawih 11 rakaat di rumah, mulai dari niat, doa, hingga langkah-langkah pelaksanaannya. Cocok untuk pemula atau yang ingin mengulang kembali tata cara shalat ini secara mandiri.
Pengertian dan Keutamaan Shalat Tarawih
Shalat Tarawih berasal dari kata "taraha" yang artinya beristirahat. Dinamakan demikian karena para sahabat beristirahat setelah melaksanakan shalat tersebut. Shalat ini dilakukan setelah shalat Isya dan sebelum shalat Witir.
Keutamaan shalat Tarawih banyak disebutkan dalam hadis. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa barangsiapa shalat Tarawih dengan iman dan harapan mendapat pahala, maka dosa-dosanya akan diampuni. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjalankan ibadah ini dengan khusyuk.
Syarat dan Rukun Shalat Tarawih
Sebelum melaksanakan shalat Tarawih, penting untuk memahami syarat dan rukunnya agar ibadah ini sah dan sesuai dengan tuntunan agama.
Syarat Shalat Tarawih
- Telah masuk waktu shalat Isya
- Dalam keadaan suci (wudhu atau mandi junub jika perlu)
- Menutup aurat
- Menghadap kiblat
- Niat yang jelas di hati
Rukun Shalat Tarawih
- Niat shalat
- Takbiratul ihram
- Berdiri jika mampu
- Bacaan Al-Qur’an
- Rukuk dan sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Tasyahud akhir
- Salam
Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat
Shalat Tarawih 11 rakaat dilakukan dengan cara 2 rakaat dalam satu set, diulang sebanyak 5 kali, lalu ditutup dengan shalat Witir 1 rakaat. Total menjadi 11 rakaat.
1. Niat Shalat Tarawih
Niat dilakukan di dalam hati sebelum takbiratul ihram. Berikut adalah niat shalat Tarawih:
نَوَيْتُ صَلاَةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: "Aku niat shalat Tarawih dua rakaat sunnah karena Allah Ta’ala."
2. Takbiratul Ihram
Setelah niat, ucapkan takbir dengan suara pelan: "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga, lalu letakkan tangan di perut bagian bawah.
3. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek
Di rakaat pertama, baca Surat Al-Fatihah dan tambahkan satu surat pendek, seperti Surat Al-Ikhlas atau Surat Al-Kafirun.
4. Rukuk dan Sujud
Setelah membaca, ucapkan takbir dan lakukan rukuk. Saat bangkit dari rukuk, ucapkan "Sami’allahuliman hamidah". Lalu sujud dua kali dengan jeda duduk di antara keduanya.
5. Berpindah ke Rakaat Kedua
Bangkit dari sujud terakhir dengan mengucapkan takbir dan langsung berdiri untuk rakaat kedua. Ulangi langkah-langkah sebelumnya.
6. Tasyahud Akhir dan Salam
Setelah dua rakaat, duduk untuk membaca tasyahud akhir. Setelah selesai, ucapkan salam ke kanan dan kiri: "Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah."
7. Mengulang 2 Rakaat Hingga 10 Rakaat
Ulangi langkah-langkah di atas sebanyak 5 kali hingga mencapai total 10 rakaat.
8. Shalat Witir sebagai Penutup
Setelah 10 rakaat, lanjutkan dengan shalat Witir 1 rakaat. Niatnya:
نَوَيْتُ صَلاَةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً وَاحِدَةً أَدَاءً للهِ تَعَالَى
Artinya: "Aku niat shalat Witir satu rakaat karena Allah Ta’ala."
9. Bacaan Khusus di Shalat Witir
Di rakaat Witir, setelah membaca Al-Fatihah, bisa membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas secara berturut-turut.
10. Tasyahud dan Salam di Witir
Setelah rukuk dan sujud, duduk kembali untuk tasyahud, lalu salam.
11. Doa Setelah Shalat Tarawih
Setelah selesai, disunahkan untuk berdoa. Bisa menggunakan doa apa saja, namun yang paling umum adalah:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَاجْبُرْنِي وَعَافِنِي وَارْزُقْنِي
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihani aku, berilah aku petunjuk, cukupkanlah kekuranganku, berilah aku kesehatan, dan berilah rezeki kepadaku."
Perbedaan Shalat Tarawih 8, 11, dan 13 Rakaat
Berikut tabel perbandingan jumlah rakaat shalat Tarawih yang umum dilakukan:
| Jumlah Rakaat | Cara Pelaksanaan | Shalat Witir |
|---|---|---|
| 8 Rakaat | 4 kali 2 rakaat | 1 rakaat (dilakukan terpisah) |
| 11 Rakaat | 5 kali 2 rakaat | 1 rakaat |
| 13 Rakaat | 6 kali 2 rakaat | 1 rakaat |
Tips Melaksanakan Shalat Tarawih di Rumah
Melakukan shalat Tarawih di rumah bisa lebih tenang dan fokus. Namun, tetap perlu memperhatikan beberapa hal agar ibadah ini maksimal.
1. Persiapkan Diri Sejak Awal
Pastikan wudhu dalam keadaan sah dan pakaian sudah menutup aurat. Siapkan mushaf atau aplikasi bacaan Al-Qur’an agar lebih mudah.
2. Pilih Waktu yang Tepat
Shalat Tarawih bisa dilakukan setelah shalat Isya. Namun, jika ingin lebih khusyuk, bisa dilakukan sebelum tidur agar tidak terburu-buru.
3. Gunakan Mushaf atau Audio
Membaca Al-Qur’an saat shalat Tarawih adalah bagian penting. Gunakan mushaf fisik atau aplikasi digital untuk membantu membaca.
4. Jaga Konsentrasi
Fokuslah saat shalat. Hindari gangguan dari gadget atau lingkungan sekitar. Matikan ponsel atau letakkan di tempat yang tidak mengganggu.
5. Ajak Keluarga
Jika memungkinkan, ajak anggota keluarga untuk shalat Tarawih bersama. Ini bisa memperkuat tali silaturahmi dan menumbuhkan kebiasaan ibadah.
Doa-Doa yang Dibaca dalam Shalat Tarawih
Selama shalat Tarawih, ada beberapa doa yang bisa dibaca, terutama saat sujud dan duduk di antara dua sujud.
Doa Saat Sujud
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya."
Doa Duduk di Antara Dua Sujud
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku. Ya Tuhanku, ampunilah aku."
Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih
Shalat Tarawih dilakukan setelah shalat Isya dan sebelum shalat Subuh. Waktu terbaik adalah malam hari setelah selesai makan malam dan sebelum tidur.
Namun, jika terlambat, tetap bisa dilakukan sebelum masuk waktu imsak. Yang penting adalah niat dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah ini.
Kesalahan Umum dalam Shalat Tarawih
Beberapa kesalahan sering terjadi saat melaksanakan shalat Tarawih, terutama bagi pemula. Berikut beberapa di antaranya:
- Tidak niat dengan benar
- Membaca terlalu cepat hingga tidak fokus
- Tidak membaca Al-Qur’an dengan tartil
- Melewatkan tasyahud akhir
- Tidak salam dengan benar
Kesimpulan
Shalat Tarawih 11 rakaat adalah pilihan yang sangat baik dan sesuai dengan sunnah Nabi. Dengan memahami tata cara, niat, dan doa yang tepat, ibadah ini bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melakukannya di rumah juga tidak masalah, selama tetap menjaga konsentrasi dan kekhusyukan. Semoga panduan ini membantu menjalankan ibadah dengan lebih maksimal.
Disclaimer: Panduan ini disusun berdasarkan tuntunan agama dan referensi yang umum. Jika ada perbedaan pendapat atau perkembangan dalam praktik ibadah, sebaiknya berkonsultasi dengan ulama setempat.