Petani dan Nelayan Bisa Dapat KUR BRI Tanpa Jaminan, Begini Caranya di Tahun 2026

Kabar baik untuk para petani, nelayan, dan peternak di seluruh Indonesia! Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tahun 2026 kembali hadir dengan kemudahan luar biasa. Anda bisa mendapatkan pinjaman modal usaha hingga Rp100 juta tanpa perlu menyerahkan agunan fisik seperti sertifikat tanah atau BPKB kendaraan. Cukup dengan usaha produktif yang sudah berjalan, pinjaman bisa diakses.

KUR BRI merupakan program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang ditujukan untuk memberdayakan pelaku UMKM, termasuk sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Dengan bunga flat hanya 6% per tahun, program ini menjadi solusi pembiayaan paling terjangkau dibandingkan kredit komersial atau pinjaman online yang bunganya bisa mencapai puluhan persen.

Apa Itu KUR BRI?

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah skema kredit/pembiayaan modal kerja dan investasi kepada usaha mikro, kecil, dan menengah yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup. Bank BRI menjadi salah satu penyalur KUR terbesar dengan jangkauan hingga pelosok desa.

Keunggulan KUR BRI untuk Petani dan Nelayan

  1. Tanpa Jaminan Fisik – Untuk plafon hingga Rp100 juta, tidak wajib agunan
  2. Bunga Sangat Rendah – Hanya 6% per tahun (0,5% per bulan)
  3. Tenor Panjang – Hingga 5 tahun untuk kredit investasi
  4. Proses Mudah – Bisa daftar online via BRImo atau kur.bri.co.id
  5. Jangkauan Luas – Tersedia di seluruh unit kerja BRI hingga pelosok

Jenis KUR BRI yang Tersedia

Jenis KUR Plafon Tenor Maksimal Agunan
KUR Super Mikro Maks Rp10 juta 3 tahun (KMK) / 5 tahun (KI) Tanpa agunan
KUR Mikro >Rp10 juta – Rp100 juta 3 tahun (KMK) / 5 tahun (KI) Tanpa agunan tambahan
KUR Kecil >Rp100 juta – Rp500 juta 4 tahun (KMK) / 5 tahun (KI) Wajib agunan tambahan
KUR TKI Maks Rp25 juta 3 tahun Tanpa agunan

Catatan: KMK = Kredit Modal Kerja, KI = Kredit Investasi

Syarat KUR BRI untuk Petani dan Nelayan

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  3. Memiliki usaha produktif di bidang pertanian, perikanan, atau peternakan
  4. Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan (untuk KUR Mikro)
  5. Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR/KKB)
  6. Tidak masuk daftar hitam BI/OJK (SLIK bersih, maksimal kolektibilitas 2)

Persyaratan Khusus Sektor Pertanian/Perikanan

  • Memiliki lahan garapan atau perahu/alat tangkap (tidak harus milik sendiri)
  • Tergabung dalam kelompok tani/nelayan (diutamakan)
  • Memiliki bukti kegiatan usaha (hasil panen, foto kegiatan, dll)

Dokumen yang Diperlukan

  1. KTP elektronik (e-KTP) asli dan fotokopi
  2. Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
  3. Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/desa, atau
  4. Nomor Induk Berusaha (NIB) dari sistem OSS
  5. Pas foto terbaru
  6. NPWP (untuk plafon di atas Rp50 juta)
  7. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (untuk KUR Kecil)

Dokumen Tambahan untuk Petani/Nelayan

  • Surat keterangan keanggotaan kelompok tani/nelayan (jika ada)
  • Foto lahan pertanian atau alat tangkap
  • Bukti hasil panen atau tangkapan sebelumnya (jika ada)

Cara Mendaftar KUR BRI Online

Metode 1: Via Website kur.bri.co.id

  1. Akses Website
    • Buka browser, kunjungi kur.bri.co.id
    • Klik tombol “Ajukan Pinjaman”
  2. Registrasi Akun
    • Jika belum punya akun, klik “Daftar”
    • Masukkan nama lengkap, email aktif, dan password
    • Verifikasi email melalui tautan yang dikirimkan
    • Login kembali dengan email dan password
  3. Isi Data Diri
    • Baca syarat dan ketentuan, centang persetujuan
    • Isi NIK, nama lengkap, alamat sesuai KTP
    • Masukkan nomor HP aktif
  4. Isi Data Usaha
    • Pilih jenis usaha: Pertanian/Perikanan/Peternakan
    • Masukkan deskripsi usaha
    • Isi omzet per bulan
    • Masukkan biaya operasional
  5. Upload Dokumen
    • Foto KTP (jelas dan tidak blur)
    • Foto Surat Keterangan Usaha atau NIB
    • Pas foto terbaru
  6. Pilih Nominal dan Tenor
    • Masukkan jumlah pinjaman yang diinginkan
    • Pilih jangka waktu angsuran
    • Klik “Hitung Angsuran” untuk melihat estimasi cicilan
  7. Submit Pengajuan
    • Review semua data yang diisi
    • Klik “Ajukan” untuk mengirim permohonan
    • Catat nomor registrasi untuk tracking

Metode 2: Via Aplikasi BRImo

  1. Unduh aplikasi BRImo di Play Store/App Store
  2. Login atau registrasi akun BRImo
  3. Pilih menu “Pinjaman” atau “KUR”
  4. Ikuti langkah pengisian data
  5. Upload dokumen yang diminta
  6. Submit pengajuan

Metode 3: Datang Langsung ke BRI

  1. Kunjungi kantor BRI Unit terdekat
  2. Temui petugas Mantri KUR
  3. Sampaikan tujuan untuk mengajukan KUR
  4. Serahkan dokumen persyaratan
  5. Isi formulir pengajuan
  6. Tunggu proses survei dan verifikasi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026

Berikut estimasi cicilan dengan bunga 6% efektif per tahun:

Pinjaman12 Bulan24 Bulan36 Bulan48 Bulan60 Bulan
Rp10 jutaRp861.000Rp443.000Rp304.000Rp235.000Rp193.000
Rp25 jutaRp2.152.000Rp1.107.000Rp760.000Rp587.000Rp483.000
Rp50 jutaRp4.304.000Rp2.214.000Rp1.520.000Rp1.174.000Rp966.000
Rp100 jutaRp8.608.000Rp4.428.000Rp3.040.000Rp2.348.000Rp1.932.000

Catatan: Angka di atas adalah estimasi. Angka aktual dapat berbeda tergantung kebijakan bank.

Proses Setelah Pengajuan

Tahap 1: Verifikasi Dokumen (1-2 Hari)

Petugas BRI akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diajukan.

Tahap 2: Pengecekan SLIK OJK

Bank akan mengecek riwayat kredit Anda di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Tahap 3: Survei Lokasi Usaha (2-3 Hari)

Mantri BRI akan mengunjungi lokasi usaha untuk verifikasi kelayakan. Pastikan:

  • Lokasi usaha mudah ditemukan
  • Ada bukti kegiatan usaha
  • Anda siap menerima kunjungan

Tahap 4: Analisis Kredit

Petugas menganalisis kelayakan berdasarkan hasil survei dan data yang diajukan.

Tahap 5: Persetujuan dan Akad Kredit

Jika disetujui, Anda akan dihubungi untuk tanda tangan akad kredit di kantor BRI.

Tahap 6: Pencairan Dana (1-2 Hari Setelah Akad)

Dana dicairkan ke rekening BRI atas nama pemohon.

Total Waktu: Sekitar 3-7 hari kerja dari pengajuan hingga pencairan.

Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui

  1. Pastikan SLIK Bersih – Tidak ada kredit macet di tempat lain
  2. Usaha Benar-benar Produktif – Bukan usaha fiktif
  3. Dokumen Lengkap dan Jelas – Foto tidak blur, data tidak salah
  4. Pisahkan Keuangan Usaha – Lebih baik punya rekening khusus usaha
  5. Siapkan Bukti Usaha – Foto kegiatan, nota pembelian, hasil panen
  6. Jangan Melebih-lebihkan Omzet – Sesuaikan dengan kondisi real
  7. Hadir Saat Survei – Jangan diwakilkan

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah petani penggarap (bukan pemilik lahan) bisa ajukan KUR? Bisa, selama memiliki bukti kegiatan usaha produktif di bidang pertanian.

2. Bagaimana jika tidak punya Surat Keterangan Usaha? Anda bisa membuatnya di kantor kelurahan/desa. Prosesnya gratis dan biasanya selesai dalam 1-2 hari.

3. Apakah nelayan dengan perahu kecil bisa ajukan KUR? Bisa, yang penting memiliki bukti kegiatan usaha perikanan yang produktif.

4. Berapa lama masa berlaku persetujuan KUR? Setelah disetujui, Anda biasanya diberi waktu maksimal 3 bulan untuk pencairan.

5. Apakah bisa mengajukan KUR lagi setelah lunas? Bisa, bahkan bisa dengan plafon lebih besar jika riwayat pembayaran baik.

Kontak dan Informasi Lebih Lanjut

  • Website Resmi: kur.bri.co.id
  • Call Center BRI: 14017 atau 1500017
  • WhatsApp BRI: 0812-1214-017
  • Kantor BRI Unit Terdekat

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini berdasarkan kebijakan KUR BRI yang berlaku per Januari 2026. Suku bunga, plafon, syarat, dan ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah dan Bank BRI. Untuk informasi terkini dan keputusan final, silakan konsultasikan langsung dengan petugas BRI.

Penutup

KUR BRI 2026 membuka peluang besar bagi petani, nelayan, dan peternak untuk mendapatkan modal usaha dengan bunga sangat rendah dan tanpa agunan. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mengembangkan usaha Anda. Siapkan dokumen, ajukan secara online atau datang ke BRI terdekat, dan raih impian usaha yang lebih maju!