Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi dibuka. Panitia SNPMB menetapkan masa pengisian PDSS berlangsung sejak 5 Januari hingga 2 Februari 2026. Ketua Umum Tim Penanggungjawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan waktu bagi sekolah yang terlewat deadline.
PDSS merupakan langkah awal yang sangat krusial bagi siswa yang ingin mendaftar PTN melalui jalur prestasi. Tanpa pengisian PDSS yang lengkap dan akurat oleh sekolah, siswa tidak akan bisa melanjutkan ke tahap pendaftaran SNBP. Artikel ini akan membahas tuntas jadwal, cara pengisian, dan tips agar sekolah tidak kecolongan deadline penting ini.
Apa Itu PDSS dan Mengapa Penting?
PDSS adalah sistem database resmi yang menyimpan rekam jejak kinerja sekolah serta nilai rapor siswa yang memenuhi syarat (eligible) untuk mendaftar SNBP. Data yang diisi meliputi rapor siswa kelas X semester 1-2, kelas XI semester 1-2, dan kelas XII semester 1, serta prestasi lainnya.
Data PDSS menjadi acuan utama dalam proses seleksi SNBP. Jika pengisian datanya belum lengkap atau ada yang salah, sekolah dan siswa tidak bisa melanjutkan ke tahap pendaftaran. Oleh karena itu, keakuratan dan ketepatan waktu pengisian PDSS sangat menentukan nasib siswa dalam seleksi masuk PTN.
Jadwal Lengkap PDSS dan SNBP 2026
| Kegiatan | Tanggal | Keterangan |
|---|---|---|
| Pengumuman Kuota Sekolah | 29 Desember 2025 | Sekolah melihat jatah kuota siswa eligible |
| Masa Sanggah Kuota | 29 Des 2025 – 15 Jan 2026 | Sekolah dapat mengajukan sanggahan jika ada keberatan |
| Registrasi Akun SNPMB Sekolah | 5 – 26 Januari 2026 | Wajib dilakukan sebelum mengisi PDSS |
| Pengisian PDSS | 5 Jan – 2 Feb 2026 | DEADLINE! Tidak ada perpanjangan |
| Registrasi Akun SNPMB Siswa | Pertengahan Februari 2026 | Setelah sekolah finalisasi PDSS |
| Pendaftaran SNBP | Akhir Februari – Maret 2026 | Siswa memilih PTN dan prodi |
Dua Metode Pengisian PDSS
Dalam SNPMB 2026, sekolah bisa mengisi PDSS dengan dua cara:
Metode Manual – Sekolah mengakses laman https://pdss.snpmb.id dan mengisi data satu per satu. Metode ini memerlukan lebih banyak waktu tetapi cocok untuk sekolah yang belum menggunakan e-Rapor.
Metode Sinkronisasi e-Rapor – Sekolah yang sudah menggunakan aplikasi e-Rapor bisa melakukan sinkronisasi otomatis. Keuntungannya, sekolah akan mendapat tambahan kuota sebanyak 5 persen. Pada SNBP 2025, sebanyak 1.344 sekolah menggunakan metode ini dengan 1.161 sekolah berhasil finalisasi.
Langkah-Langkah Pengisian PDSS Manual
- Login ke Portal PDSS – Akses laman https://pdss.snpmb.id menggunakan akun yang terdaftar di Portal SNPMB. Masuk dengan username dan password yang telah ditentukan.
- Periksa Data Sekolah – Cek data informasi sekolah dan kepala sekolah yang otomatis muncul dari Pusdatin. Pastikan data NPSN sudah benar dan terverifikasi.
- Isi Data Operator – Lengkapi data operator sekolah meliputi nama lengkap, email aktif, dan nomor HP. Klik Simpan setelah selesai.
- Tentukan Jenis Studi – Pilih jenis studi untuk setiap jurusan yang terdaftar di sekolah. Untuk Kurikulum Merdeka, sesuaikan dengan peminatan siswa. Untuk Kurikulum 2013, pilih MIPA atau IPS.
- Finalisasi Data Sekolah – Centang kotak persetujuan pada menu Finalisasi, lalu pilih tombol Finalisasi. Tahap ini wajib dilakukan sebelum mengisi data siswa.
- Input Siswa Eligible – Masukkan daftar siswa yang memiliki nilai TKA lengkap (3 mata pelajaran wajib dan 2 pilihan). Lakukan pemeringkatan sesuai kuota sekolah.
- Input Kurikulum dan Mata Pelajaran – Pilih standar kurikulum yang berlaku pada setiap semester di setiap tingkatan kelas. Aktifkan mata pelajaran yang digunakan.
- Input Nilai Rapor – Masukkan nilai rapor siswa untuk setiap semester dari kelas X hingga XII semester 1. Bisa menggunakan tampilan UI aplikasi atau Excel yang disediakan.
- Finalisasi Nilai dan Cetak Bukti – Setelah semua data lengkap, lakukan finalisasi nilai. Unduh dan cetak tanda bukti finalisasi PDSS sebagai arsip resmi sekolah.
Syarat Siswa Eligible SNBP 2026
Tidak semua siswa otomatis bisa didaftarkan ke SNBP. Berikut syarat siswa eligible yang harus dipenuhi:
- Siswa kelas XII pada tahun ajaran 2025/2026 yang akan lulus tahun 2026
- Termasuk dalam kuota eligible sekolah berdasarkan akreditasi
- Memiliki nilai TKA lengkap dari tes yang dilaksanakan November 2025
- Memiliki nilai rapor yang valid dari semester 1 hingga semester 5
- Memiliki NISN yang terdaftar dan valid di sistem Dapodik
Kuota Sekolah Berdasarkan Akreditasi
Kuota SNBP ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah dengan akreditasi A mendapat kuota 40 persen dari total siswa kelas XII. Misalnya, sekolah yang memiliki 200 siswa akan memperoleh kuota SNBP sebesar 80 siswa.
Sekolah yang mengisi PDSS dengan e-Rapor akan mendapat tambahan kuota 5 persen. Artinya, sekolah akreditasi A dengan 200 siswa bisa memiliki kuota hingga 90 siswa eligible. Tambahan ini sangat signifikan dan sayang jika dilewatkan.
Tips Agar Tidak Terlambat
- Jangan menunda pengisian PDSS hingga mendekati batas akhir 2 Februari 2026
- Siapkan semua data nilai rapor siswa dalam format yang siap input
- Koordinasikan dengan guru mata pelajaran untuk verifikasi nilai
- Gunakan metode e-Rapor untuk mendapat bonus kuota 5 persen
- Cek status pengisian secara berkala di dashboard PDSS
- Hubungi helpdesk SNPMB segera jika ada kendala teknis
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apa yang terjadi jika sekolah tidak mengisi PDSS tepat waktu? Sekolah yang tidak menyelesaikan PDSS hingga 2 Februari 2026 tidak bisa mengikutkan siswanya pada SNBP. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan panitia.
Apakah siswa peringkat bawah masih punya peluang diterima SNBP? Ya. Berdasarkan data SNBP 2025, siswa yang berada di rentang peringkat 40 hingga 45 persen tetap memiliki peluang signifikan untuk diterima di PTN.
Bagaimana jika ada kesalahan data setelah finalisasi? Sekolah bisa melakukan pembatalan finalisasi data sekolah sebelum melakukan finalisasi nilai. Setelah finalisasi nilai, data tidak dapat diubah.
Apakah nilai TKA wajib untuk siswa eligible? Ya. Mulai SNBP 2026, siswa yang berhak mendaftar harus memiliki nilai TKA lengkap dari tes yang diselenggarakan Kemendikdasmen pada November 2025.
Bagaimana dengan PDSS untuk SPAN-PTKIN? Pengisian PDSS SPAN-PTKIN 2026 dibuka dari 5 Januari sampai 7 Februari 2026 melalui laman https://pdss.ptkin.ac.id. Prosesnya terpisah dari PDSS SNBP.
Disclaimer
Jadwal dan ketentuan PDSS dapat berubah sesuai kebijakan panitia SNPMB. Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan dokumen resmi sosialisasi SNPMB 2026. Untuk informasi terbaru, selalu pantau laman resmi https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id dan akun media sosial resmi SNPMB.
Penutup
Pengisian PDSS adalah tanggung jawab krusial sekolah yang menentukan masa depan siswa dalam seleksi masuk PTN. Dengan deadline 2 Februari 2026 yang tidak bisa ditawar, sekolah harus bergerak cepat dan memastikan semua data terisi dengan lengkap dan akurat. Siswa juga diimbau untuk aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah guna memastikan data PDSS-nya sudah diinput dengan benar. Jangan sampai impian masuk PTN kandas hanya karena keterlambatan administratif!