Banyak pengguna Xiaomi masih mencari tahu ponsel mana saja yang bisa upgrade ke Android Oreo. Padahal, upgrade ini bukan sekadar soal tampilan baru. Android Oreo membawa sejumlah fitur penting yang bisa meningkatkan performa, keamanan, dan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Bagi yang ingin tahu lebih lanjut, artikel ini akan membahas model-model Xiaomi yang kompatibel, langkah upgrade, hingga fitur unggulan yang bisa dinikmati.
Mengetahui model Xiaomi yang bisa menjalankan Android Oreo sangat penting, terutama bagi pengguna yang ingin tetap mendapat update keamanan dan pengalaman multitasking yang lebih baik. Tidak semua ponsel Xiaomi bisa langsung upgrade, tapi beberapa seri populer memang dirancang untuk mendukung versi Android ini.
Model Xiaomi yang Mendukung Android Oreo
Sebelum masuk ke proses upgrade, penting untuk tahu dulu model Xiaomi mana saja yang secara resmi mendukung Android Oreo. Tidak semua seri bisa langsung naik ke versi ini, tergantung spesifikasi dan kebijakan regional. Tapi untungnya, banyak model populer termasuk dalam daftar ini.
1. Xiaomi Mi 6
Ponsel ini dirilis pada April 2017 dan langsung menggunakan Android 7.1 Nougat. Xiaomi merilis update resmi yang membawa Android Oreo sebagai bagian dari MIUI 9. Performa Snapdragon 835-nya membuat upgrade ini berjalan mulus, dan pengguna bisa menikmati semua fitur baru Android tanpa lag.
2. Xiaomi Mi Mix 2
Dirilis September 2017, Mi Mix 2 juga mendukung upgrade ke Android Oreo. Dengan desain layar penuh dan performa tinggi, ponsel ini cocok untuk pengguna yang ingin tampilan modern dan sistem operasi terbaru.
3. Xiaomi Mi 5X / Mi A1
Mi A1 adalah ponsel pertama Xiaomi dengan desain Android One, yang langsung mendukung Android Oreo. Ini menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang ingin update sistem yang cepat dan stabil.
4. Xiaomi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus
Kedua ponsel ini dirilis pada akhir 2017 dan mendukung Android Oreo. Redmi 5 Plus bahkan bisa naik hingga Android 9 Pie, menjadikannya salah satu ponsel entry-level yang cukup fleksibel.
5. Xiaomi Mi A2 / Mi 6X
Dirilis Juli 2018, Mi A2 sudah menggunakan Android 8.1 Oreo sebagai OS awal. Ini artinya pengguna bisa langsung menikmati semua fitur Android Oreo tanpa perlu menunggu update.
6. Xiaomi Pocophone F1
Pocophone F1, meski bukan bagian dari seri Mi, tetap mendukung Android Oreo dan bahkan bisa naik hingga Android 10. Ini menjadikannya salah satu ponsel Xiaomi dengan umur pakai OS yang paling panjang.
Perbandingan Spesifikasi Model Xiaomi yang Mendukung Android Oreo
Meskipun semua model ini bisa menjalankan Android Oreo, spesifikasinya berbeda-beda. Perbedaan ini memengaruhi performa, kecepatan upgrade, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
| Model | Prosesor | RAM | Penyimpanan | Layar | Kamera |
|---|---|---|---|---|---|
| Xiaomi Mi 6 | Snapdragon 835 | 6 GB | 64/128 GB | 5.15 inci | Dual 12 MP |
| Xiaomi Mi Mix 2 | Snapdragon 835 | 6/8 GB | 64/128/256 GB | 6.0 inci | Dual 12 MP |
| Xiaomi Mi A1 | Snapdragon 625 | 4 GB | 64 GB | 5.5 inci | Dual 12 MP |
| Redmi 5 Plus | Snapdragon 625 | 3/4 GB | 32/64 GB | 5.99 inci | 12 MP |
| Pocophone F1 | Snapdragon 845 | 6/8 GB | 64/128/256 GB | 6.18 inci | Dual 12 MP + 5 MP |
Langkah-Langkah Upgrade ke Android Oreo
Upgrade ke Android Oreo bisa dilakukan secara OTA (Over-The-Air) atau melalui file manual. Tapi sebelum itu, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan agar proses berjalan lancar dan aman.
1. Backup Data
Langkah pertama dan paling penting adalah membackup semua data penting. Gunakan akun Google atau Mi Cloud untuk menyimpan kontak, foto, dan dokumen. Jangan abaikan langkah ini karena risiko kehilangan data selama upgrade bisa terjadi.
2. Pastikan Baterai Terisi Minimal 50%
Upgrade membutuhkan daya yang cukup. Jika baterai habis di tengah proses, bisa menyebabkan gagal upgrade atau bahkan kerusakan sistem. Pastikan daya cukup sebelum memulai.
3. Periksa Ketersediaan Update
Masuk ke menu Settings > About Phone > System Update. Jika update Android Oreo tersedia, akan muncul notifikasi. Jika belum, coba periksa secara berkala karena Xiaomi sering merilis update secara bertahap.
4. Unduh dan Instal
Setelah update muncul, klik "Download" dan tunggu hingga proses selesai. Setelah itu, ikuti instruksi di layar untuk memulai instalasi. Ponsel akan restart beberapa kali, jadi pastikan tidak menyentuh tombol apa pun selama proses.
5. Verifikasi Versi Android
Setelah selesai, masuk kembali ke menu About Phone untuk memastikan bahwa versi Android sudah berubah menjadi Oreo. Jika belum, coba restart ulang ponsel.
Fitur Unggulan Android Oreo
Android Oreo bukan cuma soal tampilan baru. Ada banyak fitur unggulan yang bisa meningkatkan pengalaman pengguna secara langsung. Apalagi jika digabung dengan antarmuka MIUI.
1. Picture-in-Picture (PiP)
Fitur ini memungkinkan pengguna menonton video atau melakukan panggilan video sambil tetap menggunakan aplikasi lain. Misalnya, saat menonton YouTube, bisa langsung balas chat tanpa harus keluar dari video.
2. Notifikasi Channels
Android Oreo memperkenalkan sistem notifikasi yang lebih terorganisir. Pengguna bisa mengatur notifikasi per aplikasi, memilih mana yang penting dan mana yang bisa diabaikan.
3. Background App Limits
Fitur ini membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang, sehingga baterai lebih awet dan performa lebih stabil. Ini sangat membantu bagi pengguna yang sering membuka banyak aplikasi sekaligus.
4. Autofill Framework
Android Oreo membawa sistem autofill yang lebih aman dan terintegrasi. Pengguna bisa menyimpan data login dan mengisinya secara otomatis saat dibutuhkan, tanpa perlu mengetik ulang.
5. Project Treble
Arsitektur baru ini memisahkan kode Android dari driver perangkat keras. Ini memudahkan pabrikan seperti Xiaomi untuk merilis update lebih cepat dan lebih stabil.
Tips Memaksimalkan Android Oreo di Xiaomi
Setelah upgrade selesai, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan Android Oreo di ponsel Xiaomi.
1. Gunakan MIUI Optimally
MIUI memiliki banyak fitur unik yang bisa disesuaikan. Matikan animasi yang tidak perlu, aktifkan mode hemat daya, dan gunakan tema yang ringan agar performa tetap stabil.
2. Perbarui Aplikasi Secara Berkala
Aplikasi yang tidak kompatibel bisa menyebabkan crash atau error. Pastikan semua aplikasi selalu dalam versi terbaru agar tetap kompatibel dengan Android Oreo.
3. Bersihkan Cache Secara Rutin
Gunakan aplikasi pembersih bawaan atau pihak ketiga untuk menghapus file sampah dan cache aplikasi. Ini bisa membantu menjaga performa tetap optimal.
4. Aktifkan Fitur Keamanan
Gunakan Google Play Protect dan aktifkan verifikasi dua langkah untuk menjaga keamanan data. Android Oreo sudah menyediakan sistem keamanan yang lebih baik, tapi tetap butuh pengaturan manual.
5. Jangan Abaikan Update
Meski sudah menggunakan Android Oreo, tetap perlu memperbarui ke versi yang lebih tinggi jika tersedia. Xiaomi sering merilis update MIUI yang membawa perbaikan bug dan keamanan.
Kesimpulan
Upgrade ke Android Oreo di ponsel Xiaomi bukan hanya soal mengikuti tren. Ini adalah langkah penting untuk menjaga performa, keamanan, dan fitur tetap relevan. Dengan memilih model yang tepat dan mengikuti langkah upgrade dengan benar, pengguna bisa menikmati semua keunggulan Android Oreo tanpa ribet.
Namun, perlu diingat bahwa informasi ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan Xiaomi dan kondisi regional. Selalu pastikan untuk memeriksa update resmi dari situs Xiaomi atau forum pengguna sebelum melakukan upgrade.
Jika proses upgrade terasa rumit, tidak ada salahnya menunggu update resmi melalui OTA. Xiaomi biasanya memberikan update secara bertahap, jadi pengguna tidak perlu buru-buru melakukan upgrade manual. Yang penting, tetap waspada terhadap keamanan dan performa ponsel agar tetap nyaman digunakan sehari-hari.