Deposito tetap menjadi primadona bagi investor konservatif Indonesia yang mengutamakan keamanan modal. Di tahun 2026, persaingan antar bank dalam menawarkan suku bunga deposito semakin ketat, terutama dari bank digital yang berani memberikan bunga hingga 9% per tahun.
Fenomena bunga deposito tinggi dipicu oleh kebutuhan bank digital untuk menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) guna mendukung ekspansi kredit. Dengan efisiensi biaya operasional yang lebih rendah dibanding bank konvensional, bank digital mampu menawarkan imbal hasil yang sangat kompetitif.
Namun, investor perlu berhati-hati dengan tingkat bunga penjaminan LPS. Per Oktober 2025 hingga Januari 2026, tingkat bunga penjaminan bank umum untuk simpanan rupiah adalah 3,50% per tahun. Artinya, deposito dengan bunga di atas 3,50% secara teknis tidak dijamin LPS jika bank mengalami masalah.
Daftar Bank dengan Deposito Bunga Tertinggi 2026
| No | Nama Bank | Jenis | Bunga/Tahun | Min. Deposito | Tenor |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bank Amar | Digital | 8-9% | Rp1.000.000 | 1-12 bulan |
| 2 | Allo Bank | Digital | 7-9% | Rp1.000.000 | 1-12 bulan |
| 3 | Krom Bank | Digital | 6-8,75% | Rp1.000.000 | 7 hari – 12 bulan |
| 4 | Neo Commerce | Digital | 6-8% | Rp100.000 | 1-12 bulan |
| 5 | SeaBank | Digital | 5-7% | Rp1.000.000 | 1-12 bulan |
| 6 | Bank Jago | Digital | 4,5-6% | Rp100.000 | 1-12 bulan |
| 7 | DBS Digibank | Digital | 4-5% | Rp1.000.000 | 1-12 bulan |
| 8 | BRI | Konvensional | 2,5-3,5% | Rp10.000.000 | 1-36 bulan |
| 9 | BCA | Konvensional | 2,5-3% | Rp8.000.000 | 1-24 bulan |
| 10 | Mandiri | Konvensional | 2,25-2,5% | Rp10.000.000 | 1-24 bulan |
Catatan: Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank. Data per Januari 2026.
Simulasi Keuntungan Deposito
Berikut simulasi keuntungan deposito Rp100 juta selama 12 bulan di berbagai bank:
Bank Digital (Bunga 7% per tahun)
- Bunga Kotor: Rp100.000.000 × 7% = Rp7.000.000
- Pajak (20%): Rp7.000.000 × 20% = Rp1.400.000
- Bunga Bersih: Rp7.000.000 – Rp1.400.000 = Rp5.600.000
- Total Setelah 1 Tahun: Rp105.600.000
Bank Konvensional (Bunga 3% per tahun)
- Bunga Kotor: Rp100.000.000 × 3% = Rp3.000.000
- Pajak (20%): Rp3.000.000 × 20% = Rp600.000
- Bunga Bersih: Rp3.000.000 – Rp600.000 = Rp2.400.000
- Total Setelah 1 Tahun: Rp102.400.000
Selisih Keuntungan: Rp3.200.000 per tahun untuk deposito Rp100 juta!
Faktor yang Mempengaruhi Suku Bunga Deposito
1. BI Rate
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada RDG Desember 2025. Jika BI Rate turun, suku bunga deposito perbankan cenderung ikut turun.
2. Kebutuhan Likuiditas Bank
Bank yang membutuhkan Dana Pihak Ketiga (DPK) cenderung menawarkan bunga deposito lebih tinggi. Bank digital dan bank menengah biasanya lebih agresif karena sedang membangun basis nasabah.
3. Inflasi
Jika inflasi tinggi, bank harus menawarkan bunga lebih tinggi agar nilai uang nasabah tidak tergerus secara riil.
4. Persaingan Antar Bank
Persaingan ketat, terutama bank digital, mendorong penawaran bunga yang kompetitif. Bank berlomba menawarkan promo bunga tinggi untuk menarik fresh fund.
Tips Memilih Deposito dengan Bijak
1. Perhatikan Jaminan LPS
Pastikan bank terdaftar sebagai peserta LPS. Simpanan dijamin maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank. Untuk dana besar, pertimbangkan membagi ke beberapa bank.
2. Waspadai Bunga Terlalu Tinggi
Bunga di atas tingkat penjaminan LPS (3,50% untuk bank umum) tidak dijamin jika bank bermasalah. Pertimbangkan risiko vs return.
3. Gunakan Strategi Laddering
Bagi dana ke beberapa deposito dengan tenor berbeda (1, 3, 6, 12 bulan). Dengan begitu, ada yang jatuh tempo berkala untuk reinvestment pada suku bunga terbaru.
4. Cek Penalti Pencairan Dini
Beberapa bank mengenakan penalti jika deposito dicairkan sebelum jatuh tempo. Pilih bank dengan kebijakan penalti minimal jika Anda membutuhkan likuiditas.
FAQ – Pertanyaan Umum
Apakah deposito di bank digital aman? Ya, asalkan bank tersebut terdaftar di OJK dan merupakan peserta penjaminan LPS. Dana nasabah dijamin hingga Rp2 miliar per bank dengan syarat bunga tidak melebihi tingkat penjaminan.
Berapa pajak yang dikenakan pada bunga deposito? Bunga deposito dikenakan PPh Final 20% jika total saldo simpanan Anda di bank tersebut melebihi Rp7.500.000. Jika di bawah itu, tidak dikenakan pajak.
Apa yang terjadi jika mencairkan deposito sebelum jatuh tempo? Biasanya Anda akan dikenakan penalti berupa pengurangan bunga atau kehilangan seluruh bunga berjalan. Kebijakan berbeda tiap bank.
Mana yang lebih baik, deposito atau reksa dana pasar uang? Deposito memberikan kepastian return, cocok untuk profil konservatif. Reksa dana pasar uang lebih likuid tanpa penalti pencairan, namun return tidak dijamin.
Apakah sebaiknya pilih tenor panjang atau pendek? Tenor panjang biasanya memberikan bunga lebih tinggi. Namun, jika prediksi suku bunga akan naik, lebih baik pilih tenor pendek agar bisa reinvest di bunga baru yang lebih tinggi.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif. Suku bunga deposito dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank dan kondisi pasar. Deposito dengan bunga di atas tingkat penjaminan LPS (3,50%) tidak dijamin jika bank mengalami masalah. Selalu lakukan riset mandiri sebelum menempatkan dana.
Penutup
Deposito dengan bunga hingga 9% per tahun memang menggiurkan, namun investor perlu memahami risiko di baliknya. Untuk keamanan maksimal, pertimbangkan untuk membagi dana ke beberapa bank dan tidak hanya mengejar bunga tertinggi. Yang terpenting, pastikan bank pilihan Anda terdaftar di OJK dan merupakan peserta penjaminan LPS.