Memasuki tahun 2026, persaingan antar bank dalam menawarkan suku bunga deposito semakin kompetitif. Bank digital menjadi primadona dengan menawarkan bunga hingga 9% per tahun, jauh melampaui bank konvensional yang rata-rata hanya berkisar 3-4% per tahun. Kondisi ini memberikan keuntungan besar bagi nasabah yang mencari instrumen investasi rendah risiko dengan imbal hasil maksimal.
Deposito merupakan produk simpanan berjangka yang cocok untuk investor konservatif karena menawarkan kepastian imbal hasil dan perlindungan modal. Dana yang disimpan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, memberikan jaminan keamanan yang tinggi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap daftar bank dengan bunga deposito tertinggi tahun 2026, perbandingan antara bank digital dan konvensional, tips memilih deposito yang tepat, serta hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menempatkan dana.
Memahami Deposito sebagai Instrumen Investasi
Deposito adalah produk simpanan di bank dengan jangka waktu tertentu (tenor) yang memberikan bunga lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Dana yang disimpan dikunci selama periode tertentu dan hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo untuk mendapatkan bunga penuh.
Keunggulan Deposito
- Bunga tetap (fixed rate): Suku bunga sudah ditentukan di awal sehingga nasabah tahu persis berapa keuntungan yang akan didapat
- Tidak ada risiko kehilangan modal: Dana pokok tetap utuh saat jatuh tempo, berbeda dengan saham atau reksa dana yang fluktuatif
- Dijamin LPS: Simpanan deposito dijamin hingga Rp2 miliar per nasabah per bank selama memenuhi ketentuan
- Proses mudah: Pembukaan deposito kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi mobile banking
Perbandingan Bank Digital vs Bank Konvensional
| Aspek | Bank Digital | Bank Konvensional |
|---|---|---|
| Bunga Deposito | 5% – 9% per tahun | 2% – 4,5% per tahun |
| Setoran Minimal | Rp100.000 – Rp1.000.000 | Rp8.000.000 – Rp10.000.000 |
| Proses Pembukaan | Sepenuhnya online via aplikasi | Online atau datang ke cabang |
| Kantor Cabang | Tidak ada / sangat terbatas | Tersebar luas di seluruh Indonesia |
| Customer Service | Berbasis digital (chat, email) | Lengkap (offline dan online) |
| Track Record | Relatif baru (beberapa tahun) | Puluhan tahun teruji |
| Cocok Untuk | Imbal hasil maksimal | Keamanan dan kenyamanan |
Daftar Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026
Berdasarkan data terkini, berikut adalah bank digital yang menawarkan bunga deposito paling kompetitif di tahun 2026.
1. Bank Amar
Bank Amar menjadi pilihan teratas dengan bunga deposito tertinggi mencapai 9% per tahun untuk tenor 36 bulan. Bank ini cocok untuk nasabah yang siap mengunci dana dalam jangka panjang demi imbal hasil maksimal.
2. Krom Bank
Krom Bank menawarkan fleksibilitas tinggi dengan bunga deposito hingga 8,25% per tahun. Keunggulannya adalah tenor yang bervariasi dari harian hingga tahunan dengan penalti pencairan dini yang minimal.
3. Bank Neo Commerce (BNC)
BNC populer di kalangan generasi muda dengan bunga deposito hingga 8% per tahun. Proses pembukaan sangat mudah melalui aplikasi dan terintegrasi dengan berbagai layanan digital.
4. Superbank
Superbank menawarkan bunga kompetitif hingga 7,5% per tahun dengan fitur deposito yang bisa dicairkan kapan saja tanpa penalti untuk produk tertentu.
5. Allo Bank
Allo Bank dikenal dengan bunga deposito mencapai 7% per tahun serta berbagai promo menarik untuk nasabah baru.
6. Bank Jago
Bank Jago menawarkan bunga 6-6,5% per tahun dengan fitur Kantong yang memudahkan pengelolaan keuangan. Terintegrasi dengan ekosistem Gojek dan GoPay.
7. SeaBank
SeaBank yang terintegrasi dengan Shopee menawarkan bunga tabungan dan deposito kompetitif di kisaran 6-7% per tahun dengan berbagai promo cashback.
Daftar Bank Konvensional dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026
Bagi nasabah yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan, berikut bank konvensional dengan bunga deposito tertinggi.
1. Panin Bank
Panin Bank dikenal berani memberikan bunga simpanan tinggi di kisaran 3,75% – 4,5% per tahun untuk deposito, menjadikannya alternatif menarik di antara bank konvensional.
2. OCBC NISP
OCBC NISP menawarkan bunga hingga 4,75% per tahun untuk deposito di atas Rp2 miliar dengan tenor 12 bulan. Untuk nominal Rp1 juta – Rp2 miliar, bunganya sekitar 4,25%.
3. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Sebagai bank BUMN dengan jaringan terluas, BRI menawarkan bunga deposito hingga 3,5% per tahun tergantung tenor dan nominal simpanan.
4. Bank Central Asia (BCA)
BCA melalui layanan digital dan cabang reguler menawarkan bunga sekitar 2,5% – 3,5% per tahun dengan berbagai pilihan tenor.
5. Bank Mandiri
Bank Mandiri menawarkan bunga deposito 2,25% – 3,25% per tahun dengan fasilitas wealth management untuk nasabah prioritas.
Simulasi Keuntungan Deposito
Untuk memberikan gambaran nyata, berikut simulasi keuntungan deposito dengan modal Rp100 juta.
Kasus: Deposito Rp100.000.000 selama 12 bulan
Di Bank Digital (bunga 7% per tahun):
- Bunga kotor: Rp100.000.000 x 7% = Rp7.000.000
- Pajak PPh 20%: Rp7.000.000 x 20% = Rp1.400.000
- Bunga bersih: Rp5.600.000
- Total di akhir tenor: Rp105.600.000
Di Bank Konvensional (bunga 3,5% per tahun):
- Bunga kotor: Rp100.000.000 x 3,5% = Rp3.500.000
- Pajak PPh 20%: Rp3.500.000 x 20% = Rp700.000
- Bunga bersih: Rp2.800.000
- Total di akhir tenor: Rp102.800.000
Selisih keuntungan: Rp2.800.000 lebih besar di bank digital.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
Tingkat Bunga Penjaminan LPS
LPS menjamin simpanan nasabah dengan ketentuan tertentu. Per Januari 2026, Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) yang berlaku adalah:
- Bank Umum (Rupiah): 3,50% per tahun
- BPR (Rupiah): 6,00% per tahun
- Bank Umum (Valas): 2,00% per tahun
PENTING: Jika bunga yang Anda terima melebihi TBP, maka simpanan Anda tidak dijamin LPS jika bank mengalami masalah. Ini risiko yang harus dipahami sebelum memilih deposito dengan bunga sangat tinggi.
Pajak Bunga Deposito
Bunga deposito dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 20% jika total saldo simpanan di satu bank melebihi Rp7.500.000. Pajak ini dipotong langsung oleh bank dari bunga yang diterima.
Penalti Pencairan Dini
Jika deposito dicairkan sebelum jatuh tempo, sebagian besar bank mengenakan penalti berupa pengurangan atau penghapusan bunga. Beberapa bank digital kini membebaskan penalti ini untuk produk tertentu.
Tips Memilih Deposito yang Tepat
- Sesuaikan dengan tujuan keuangan: Pilih tenor yang sesuai dengan kapan Anda membutuhkan dana tersebut
- Perhatikan batas penjaminan LPS: Jangan tergoda bunga sangat tinggi jika melebihi TBP karena berisiko tidak dijamin
- Diversifikasi di beberapa bank: Pecah dana ke beberapa bank untuk memaksimalkan perlindungan LPS (maksimal Rp2 miliar per bank)
- Cek reputasi dan izin OJK: Pastikan bank terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
- Baca syarat dan ketentuan: Perhatikan ketentuan penalti, minimal setoran, dan biaya-biaya lainnya
- Pilih fitur ARO (Automatic Roll Over): Untuk memudahkan perpanjangan deposito otomatis saat jatuh tempo
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Bank mana yang memiliki bunga deposito tertinggi 2026?
Bank digital seperti Bank Amar, Krom Bank, dan Bank Neo Commerce menawarkan bunga tertinggi di kisaran 7-9% per tahun, jauh di atas bank konvensional yang rata-rata 2-4%.
Apakah deposito di bank digital aman?
Aman selama bank tersebut terdaftar dan diawasi OJK serta menjadi peserta penjaminan LPS. Pastikan bunga tidak melebihi TBP agar dijamin LPS.
Berapa minimal deposito di bank digital?
Bank digital umumnya mensyaratkan minimal deposito yang rendah, mulai dari Rp100.000 hingga Rp1.000.000. Ini jauh lebih rendah dibanding bank konvensional.
Apakah bunga deposito bisa berubah di tengah tenor?
Tidak. Bunga deposito bersifat tetap (fixed rate) sesuai kesepakatan di awal. Perubahan suku bunga bank hanya berlaku untuk deposito baru.
Bagaimana jika ingin mencairkan deposito sebelum jatuh tempo?
Bisa, namun kebijakan setiap bank berbeda terkait penalti. Bank digital cenderung lebih fleksibel dengan penalti yang lebih kecil atau bahkan nol untuk produk tertentu.
Disclaimer
Informasi suku bunga dalam artikel ini bersifat referensi berdasarkan data per Januari 2026. Suku bunga deposito dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan bank dan Bank Indonesia (BI Rate). Selalu cek suku bunga terbaru di website atau aplikasi resmi masing-masing bank sebelum membuka deposito. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Penutup
Tahun 2026 menjadi momentum menarik bagi nasabah deposito karena persaingan suku bunga antar bank digital yang masih berlanjut. Dengan bunga hingga 9% per tahun, selisih keuntungan dibanding bank konvensional bisa sangat signifikan.
Namun, pemilihan deposito tidak boleh hanya berdasarkan bunga tertinggi semata. Pertimbangkan juga faktor keamanan, reputasi bank, batas penjaminan LPS, dan kesesuaian dengan tujuan keuangan Anda. Strategi terbaik adalah mendiversifikasi simpanan di beberapa bank untuk memaksimalkan keuntungan sekaligus perlindungan.