Kartu Tani merupakan program strategis dari Kementerian Pertanian untuk memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani di seluruh Indonesia. Dengan kartu ini, petani dapat menebus pupuk seperti Urea dan NPK dengan harga yang lebih terjangkau melalui kios-kios resmi yang telah ditunjuk pemerintah.
Namun, tidak semua petani otomatis terdaftar dalam program Kartu Tani. Anda perlu memastikan bahwa NIK (Nomor Induk Kependudukan) sudah tercatat dalam database e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) agar berhak menebus pupuk bersubsidi. Tanpa pendataan yang valid, penebusan pupuk subsidi tidak dapat dilakukan meskipun Anda memiliki lahan pertanian.
Artikel ini akan memandu Anda cara mengecek apakah NIK sudah terdaftar dalam program Kartu Tani 2026 atau belum.
Memahami Sistem Kartu Tani dan e-RDKK
Kartu Tani adalah kartu debit berbentuk seperti ATM yang dikeluarkan oleh bank BUMN (BRI, BNI, atau Mandiri) yang berfungsi untuk menebus pupuk bersubsidi. Kartu ini terintegrasi dengan sistem e-RDKK yang memuat data identitas petani, luas lahan garapan, jenis komoditas yang ditanam, dan kuota pupuk yang berhak diterima.
Siapa yang Berhak Memiliki Kartu Tani?
Petani yang berhak memiliki Kartu Tani harus memenuhi beberapa kriteria. Pertama, merupakan petani dengan luas lahan garapan maksimal 2 hektare per musim tanam. Kedua, tergabung dalam kelompok tani yang terdaftar. Ketiga, menanam salah satu dari 9 komoditas prioritas yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kopi, dan kakao. Keempat, nama dan NIK terdaftar dalam sistem e-RDKK yang diinput oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
| Metode Pengecekan | Website/Platform | Data yang Dibutuhkan |
|---|---|---|
| Website Kementan | pupukbersubsidi.pertanian.go.id | Nama, Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan |
| SIMPI BRI | simpi.bri.co.id | NIK, Nomor Kartu Tani |
| Kelompok Tani | Koordinasi dengan PPL | Data keanggotaan kelompok |
| Dinas Pertanian | Kantor Dinas setempat | KTP, data lahan |
Cara Cek NIK Terdaftar Kartu Tani via Website Kementan
Berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk mengecek apakah NIK Anda sudah terdaftar sebagai penerima manfaat pupuk subsidi melalui website resmi Kementerian Pertanian:
- Akses Website Cek Subsidi Pupuk – Buka browser di HP atau komputer, kemudian kunjungi alamat https://pupukbersubsidi.pertanian.go.id/ceksubsidi/search
- Pilih Lokasi Wilayah – Pada halaman pencarian, pilih Provinsi tempat Anda berdomisili atau tempat lahan pertanian berada.
- Pilih Kabupaten/Kota – Setelah memilih provinsi, pilih Kabupaten atau Kota yang sesuai dengan lokasi Anda.
- Pilih Kecamatan – Lanjutkan dengan memilih Kecamatan tempat Anda terdaftar sebagai petani.
- Masukkan Nama – Ketikkan nama lengkap sesuai dengan yang tertera di KTP pada kolom yang disediakan.
- Masukkan Kode Captcha – Ketikkan kode captcha yang muncul pada layar. Jika huruf kode kurang jelas, klik tombol “Refresh” untuk mendapatkan kode baru.
- Klik Cari Data – Tekan tombol “Cari Data” untuk memulai pencarian.
- Periksa Hasil – Sistem akan menampilkan daftar nama penerima manfaat subsidi pupuk di wilayah tersebut. Jika nama Anda muncul, berarti NIK sudah terdaftar dalam e-RDKK.
Cara Cek Melalui SIMPI BRI
Alternatif lain untuk mengecek status Kartu Tani adalah melalui website SIMPI BRI. Akses laman simpi.bri.co.id melalui browser, kemudian pilih menu “Informasi Kuota Petani” atau “Pencarian Data Petani”. Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) pada kolom yang tersedia dan masukkan nomor Kartu Tani jika sudah memilikinya. Klik tombol “Cari” atau “Search” untuk melihat hasil. Sistem akan menampilkan informasi lengkap termasuk kuota pupuk yang tersedia.
Langkah Jika NIK Belum Terdaftar
Jika setelah pengecekan ternyata NIK belum terdaftar dalam sistem, berikut langkah yang dapat dilakukan:
Pertama, hubungi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di desa atau kecamatan Anda untuk melaporkan dan meminta pendataan. Kedua, siapkan dokumen persyaratan yang meliputi fotokopi e-KTP, fotokopi Kartu Keluarga, bukti kepemilikan atau penggarapan lahan seperti sertifikat, surat sewa, bukti pembayaran pajak, atau surat keterangan dari LMDH. Ketiga, bergabunglah dengan kelompok tani di wilayah Anda jika belum menjadi anggota. Keempat, tunggu proses verifikasi dan validasi data oleh PPL. Kelima, setelah data disetujui, Anda akan dibuatkan Kartu Tani oleh bank yang ditunjuk.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana jika nama tidak muncul di website Kementan? Jika nama tidak muncul, kemungkinan data belum diinput oleh PPL ke sistem e-RDKK. Segera hubungi PPL atau Dinas Pertanian setempat untuk proses pendataan.
Apakah bisa menebus pupuk subsidi tanpa Kartu Tani? Di beberapa wilayah percontohan tahun 2026, penebusan sudah bisa dilakukan dengan KTP digital asalkan NIK terdaftar di e-RDKK. Petugas kios akan memindai NIK dan mencocokkan dengan database.
Berapa lama proses pendataan Kartu Tani? Proses pendataan dan pembuatan Kartu Tani biasanya memakan waktu 1-3 bulan tergantung kebijakan daerah dan jadwal verifikasi data.
Apakah petani sawit bisa mendapat Kartu Tani? Tidak, petani sawit dan tanaman hias tidak termasuk dalam skema subsidi pupuk. Program ini khusus untuk 9 komoditas prioritas yang telah ditetapkan.
Bagaimana jika lahan lebih dari 2 hektare? Petani dengan lahan lebih dari 2 hektare tidak memenuhi syarat sebagai penerima pupuk bersubsidi karena program ini ditujukan untuk petani gurem atau petani kecil.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini berdasarkan peraturan Menteri Pertanian dan prosedur distribusi pupuk bersubsidi yang berlaku per Januari 2026. Regulasi teknis dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Untuk validasi data terbaru, silakan kunjungi situs resmi pertanian.go.id atau hubungi Dinas Pertanian setempat.
Penutup
Memastikan NIK terdaftar dalam sistem Kartu Tani merupakan langkah penting bagi setiap petani untuk mendapatkan hak pupuk bersubsidi. Dengan mengikuti panduan pengecekan di atas, Anda dapat mengetahui status pendaftaran dengan mudah dan cepat. Jika belum terdaftar, segera koordinasikan dengan PPL atau Dinas Pertanian setempat agar dapat didata dan menerima manfaat program ini. Jangan sampai kehilangan kesempatan mendapatkan pupuk berkualitas dengan harga terjangkau untuk meningkatkan produktivitas pertanian Anda.