Persaingan sengit di papan atas Liga Inggris terus memberikan kejutan. Usai pekan ke-29, perebutan posisi empat besar semakin menarik, terutama setelah Liverpool gagal memanfaatkan peluang untuk menembus zona Liga Champions. Kekalahan dari Wolves membuat The Reds terjebak di posisi kelima, sementara Arsenal kokoh di puncak klasemen.
Tim asuhan Mikel Arteta memang tampil konsisten sepanjang musim ini. Dari 29 pertandingan, Arsenal mengemas 19 kemenangan, tujuh kali imbang, dan hanya tiga kali kalah. Total, mereka mengoleksi 64 poin dengan selisih gol +36. Konsistensi itu membuat The Gunners tetap unggul meski tekanan dari tim-tim di bawahnya terus meningkat.
Posisi Papan Atas Masih Terbuka
Di bawah Arsenal, Manchester City masih menjadi ancaman. The Citizens yang baru bermain 28 pertandingan mengumpulkan 59 poin. Meski tertinggal lima angka dari Arsenal, peluang mereka untuk mengejar masih terbuka lebar. Apalagi, City dikenal sebagai tim yang bisa meledak kapan saja.
Manchester United dan Aston Villa sama-sama mengumpulkan 51 poin. Bedanya, MU unggul selisih gol, sehingga menduduki posisi ketiga. Villa harus puas di posisi keempat meski punya performa yang tak jauh berbeda. Perbedaan tipis ini justru menunjukkan betapa ketatnya persaingan di empat besar.
1. Arsenal – Sang Pemimpin yang Tak Goyah
Arsenal tetap menjadi tim paling konsisten di Liga Inggris musim ini. Mereka mencatatkan 19 kemenangan, 7 hasil imbang, dan hanya 3 kekalahan. Dengan 64 poin dan selisih gol +36, The Gunners memimpin klasemen dengan keunggulan yang cukup aman, meski belum bisa dikatakan aman sepenuhnya.
2. Manchester City – Bayangan di Balik Arsenal
Manchester City yang baru main 28 pertandingan masih punya satu pertandingan tersisa. Mereka mengumpulkan 59 poin dari 18 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 5 kekalahan. Selisih gol +32 menunjukkan bahwa City masih bisa mengejar ketertinggalan jika Arsenal goyah.
3. Manchester United – Stabil di Zona Liga Champions
MU menempati posisi ketiga dengan 51 poin. Mereka mencatat 15 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 7 kekalahan. Selisih gol +12 menunjukkan bahwa Setan Merah tampil lebih stabil di paruh kedua musim ini.
4. Aston Villa – Tipisnya Perbedaan
Aston Villa berada di posisi keempat dengan 51 poin juga, sama seperti MU. Namun, selisih gol mereka hanya +8. Villa mencatat 15 kemenangan, 6 imbang, dan 7 kekalahan. Satu gol bisa jadi penentu nasib mereka di papan atas.
Liverpool Terhenti, Masih di Peringkat Lima
Liverpool yang diharapkan bisa menembus empat besar kini malah terhenti di posisi kelima. Dari 29 pertandingan, The Reds baru mengumpulkan 48 poin. Mereka mencatat 14 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 9 kekalahan. Selisih gol mereka +9, hasil dari 48 gol dicetak dan 39 kebobolan.
Kekalahan 1-2 dari Wolves di pekan ke-29 menjadi pukulan telak. Tidak hanya gagal naik klasemen, Liverpool justru semakin terpaut dari posisi keempat. Mereka kini tertinggal tiga poin dari Aston Villa dan lima poin dari Manchester City.
5. Liverpool – Inkonsistensi Jadi Penghalang
Liverpool memang punya kualitas pemain yang tinggi, tapi performa mereka seringkali naik-turun. Mereka bisa menang telak atas tim besar, tapi juga bisa kalah dari tim kecil. Ini jadi penghalang utama dalam perburuan posisi empat besar.
6. Chelsea – Masih Punya Peluang
Chelsea menempati posisi keenam dengan 45 poin. Mereka mencatat 12 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 7 kekalahan. Selisih gol +1. Jika bisa bangkit di sisa pertandingan, Chelsea punya peluang untuk menembus empat besar.
7. Brentford – Kejutan dari Zona Tengah
Brentford mengejutkan banyak pihak dengan finis sementara di posisi ketujuh. Mereka mengumpulkan 44 poin dari 12 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 9 kekalahan. Selisih gol +4. Performa stabil mereka membuat mereka tetap di zona aman dari degradasi dan bahkan bersaing untuk Liga Europa.
Persaingan Sengit di Zona Tengah
Zona tengah klasemen Liga Inggris juga tak kalah menarik. Banyak tim yang saling rebutan poin, membuat posisi bisa berubah dalam hitungan jam. Everton, Bournemouth, Fulham, dan Sunderland saling bersaing di posisi delapan hingga sebelas.
Everton berada di posisi kedelapan dengan 43 poin. Mereka mencatat 10 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Selisih gol +1. Sementara itu, Bournemouth dan Fulham sama-sama mengumpulkan 40 poin. Sunderland juga tak jauh di belakang dengan 40 poin dan selisih gol -4.
8. Everton – Perjuangan demi Poin
Everton tampil cukup stabil di paruh kedua musim ini. Mereka mengandalkan pertahanan yang solid dan sering meraih hasil imbang penting. Namun, ketajaman di depan gawang masih jadi PR.
9. Bournemouth – Konsisten di Tengah
Bournemouth menempati posisi kesembilan dengan 40 poin. Mereka mencatat 11 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 11 kekalahan. Selisih gol -2. Meski tidak terlalu menonjol, performa mereka cukup stabil.
10. Fulham – Kembali ke Jalur yang Benar
Fulham yang sempat terpuruk kini mulai bangkit. Mereka mengumpulkan 40 poin dari 10 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Selisih gol -2. Mereka punya peluang untuk finis di zona aman jika bisa menjaga konsistensi.
11. Sunderland – Harapan Kecil yang Nyata
Sunderland menempati posisi 11 dengan 40 poin juga. Mereka mencatat 10 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 9 kekalahan. Selisih gol -4. Meski belum aman, mereka punya peluang jika bisa menang di pertandingan penting.
Zona Degradasi Masih Berbahaya
Di sisi bawah, persaingan untuk menghindari degradasi semakin panas. Burnley, West Ham, dan Wolves menjadi tiga tim yang paling terancam. Ketiganya punya poin yang sangat minim dan selisih gol buruk.
Wolves yang baru saja mengalahkan Liverpool tetap terbenam di dasar klasemen. Mereka menempati posisi ke-20 dengan 16 poin dari 30 pertandingan. Mereka mencatat 3 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 20 kekalahan. Selisih gol mereka -30.
18. West Ham – Terancam Degradasi
West Ham menempati posisi 18 dengan 25 poin. Mereka mencatat 6 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 15 kekalahan. Selisih gol -20. Performa mereka di paruh kedua musim ini menurun drastis.
19. Burnley – Harus Bangkit Cepat
Burnley berada di posisi 19 dengan 19 poin. Mereka mencatat 4 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 18 kekalahan. Selisih gol -26. Mereka harus segera bangkit jika ingin bertahan di Liga Inggris musim depan.
20. Wolves – Kemenangan Moral Tapi Masih Terbenam
Wolves menempati posisi 20 dengan 16 poin. Mereka mencatat 3 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 20 kekalahan. Selisih gol -30. Kemenangan atas Liverpool memang penting, tapi belum cukup untuk mengangkat mereka dari dasar klasemen.
Tabel Klasemen Liga Inggris Pekan ke-29
| No | Tim | Main | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Arsenal | 29 | +36 | 64 |
| 2 | Manchester City | 28 | +32 | 59 |
| 3 | Manchester United | 28 | +12 | 51 |
| 4 | Aston Villa | 28 | +8 | 51 |
| 5 | Liverpool | 29 | +9 | 48 |
| 6 | Chelsea | 28 | +1 | 45 |
| 7 | Brentford | 29 | +4 | 44 |
| 8 | Everton | 29 | +1 | 43 |
| 9 | Bournemouth | 29 | -2 | 40 |
| 10 | Fulham | 28 | -2 | 40 |
| 11 | Sunderland | 29 | -4 | 40 |
| 12 | Brighton | 28 | +3 | 37 |
| 13 | Newcastle United | 28 | -2 | 36 |
| 14 | Crystal Palace | 28 | -4 | 35 |
| 15 | Leeds United | 29 | -11 | 31 |
| 16 | Tottenham | 28 | -5 | 29 |
| 17 | Nottingham Forest | 28 | -15 | 27 |
| 18 | West Ham | 28 | -20 | 25 |
| 19 | Burnley | 29 | -26 | 19 |
| 20 | Wolves | 30 | -30 | 16 |
Disclaimer: Data dalam tabel dan artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung hasil pertandingan selanjutnya. Informasi ini diambil berdasarkan hasil hingga pekan ke-29 Liga Inggris musim 2025/2026.