Memilih faskes (fasilitas kesehatan) yang tepat sangat penting untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Apalagi dengan adanya program BPJS Kesehatan, masyarakat bisa mengakses layanan medis dengan biaya lebih terjangkau. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu kalau pindah faskes BPJS Kesehatan kini bisa dilakukan lewat aplikasi Mobile JKN. Prosesnya pun sangat mudah dan praktis, tanpa harus datang ke kantor BPJS.
Aplikasi Mobile JKN memang dirancang untuk memudahkan peserta BPJS Kesehatan mengelola data kepesertaan. Salah satu fiturnya yang paling banyak digunakan adalah fasilitas pindah faskes. Dengan begitu, peserta bisa menyesuaikan pilihan rumah sakit atau puskesmas sesuai lokasi domisili atau kebutuhan medisnya.
Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN
Sebelum masuk ke langkah-langkahnya, pastikan dulu aplikasi Mobile JKN sudah terinstal di ponsel. Aplikasi ini tersedia di Android dan iOS. Selain itu, pastikan juga peserta BPJS Kesehatan sudah memiliki akun dan berhasil login.
1. Buka Aplikasi Mobile JKN
Langkah pertama tentu saja membuka aplikasi Mobile JKN. Jika belum punya akun, bisa daftar dulu dengan data kepesertaan yang valid. Setelah berhasil login, akan muncul berbagai menu yang bisa dipilih.
2. Pilih Menu “Pindah Faskes”
Di halaman utama, cari dan klik menu “Pindah Faskes”. Menu ini biasanya ada di bagian bawah atau bisa juga diakses lewat menu “Layanan”.
3. Pilih Jenis Faskes yang Ingin Dipindah
Ada dua jenis faskes yang bisa dipindah, yaitu Faskes Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, dan Faskes Tingkat Lanjut (FKTL) seperti rumah sakit. Pilih salah satu sesuai kebutuhan.
4. Cari dan Pilih Faskes Baru
Setelah memilih jenis faskes, aplikasi akan menampilkan daftar faskes yang tersedia di wilayah domisili. Gunakan fitur pencarian untuk mempermudah menemukan faskes yang diinginkan. Pastikan faskes tersebut menerima peserta BPJS Kesehatan.
5. Konfirmasi dan Ajukan Permintaan
Setelah memilih faskes baru, akan muncul ringkasan data. Periksa kembali apakah sudah sesuai. Jika sudah benar, klik “Ajukan Permintaan”. Proses ini biasanya membutuhkan waktu beberapa saat.
6. Tunggu Konfirmasi
Setelah permintaan diajukan, sistem akan memprosesnya. Peserta tinggal menunggu konfirmasi melalui notifikasi di aplikasi. Biasanya proses ini selesai dalam waktu 1×24 jam.
Syarat dan Ketentuan Pindah Faskes BPJS
Agar permintaan pindah faskes tidak ditolak, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Ini penting untuk diperhatikan agar prosesnya berjalan lancar.
1. Peserta Aktif
Peserta BPJS Kesehatan harus dalam status aktif. Jika status kepesertaan tidak aktif, permintaan pindah faskes tidak akan bisa diajukan.
2. Tidak Sedang dalam Perawatan
Jika sedang dalam masa perawatan atau memiliki klaim aktif, pindah faskes tidak bisa dilakukan. Harus menunggu proses perawatan selesai terlebih dahulu.
3. Faskes Baru Menerima Peserta
Faskes yang dipilih harus menerima peserta BPJS Kesehatan. Jika tidak, maka permintaan akan ditolak.
4. Sesuai dengan Wilayah Domisili
Pemilihan faskes biasanya dibatasi berdasarkan wilayah domisili. Jadi, tidak bisa sembarangan memilih faskes di luar wilayah yang ditentukan.
Tips Memilih Faskes yang Tepat
Memilih faskes bukan hanya soal lokasi yang dekat. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.
1. Cek Fasilitas yang Tersedia
Pastikan faskes memiliki fasilitas medis yang lengkap. Misalnya, apotek, laboratorium, ruang gawat darurat, dan dokter spesialis yang tersedia.
2. Lihat Ulasan dari Peserta Lain
Ulasan dari peserta lain bisa jadi referensi penting. Cari tahu apakah faskes tersebut nyaman, ramah, dan cepat dalam memberikan pelayanan.
3. Perhatikan Jam Operasional
Jam operasional faskes juga penting, terutama jika memiliki jadwal padat. Pilih faskes yang buka sesuai kebutuhan.
4. Cek Ketersediaan Dokter Spesialis
Jika memiliki riwayat penyakit tertentu, pastikan faskes menyediakan dokter spesialis yang dibutuhkan.
Perbandingan Faskes BPJS di Tangerang
Berikut adalah perbandingan beberapa faskes BPJS unggulan di Tangerang berdasarkan fasilitas dan pelayanan.
| Nama Faskes | Jenis | Fasilitas Unggulan | Jam Operasional |
|---|---|---|---|
| Puskesmas Cipondoh | FKTP | Laboratorium, Apotek, Poli Umum | 24 Jam |
| RSUD Balaraja | FKTL | IGD, Radiologi, Laboratorium | 24 Jam |
| Puskesmas Karawaci | FKTP | Poli Gigi, KIA, Lansia | 08.00 – 16.00 |
| RS Premier Bintaro | FKTL | ICU, Radiologi, Farmasi | 24 Jam |
Keuntungan Menggunakan Aplikasi Mobile JKN
Aplikasi Mobile JKN menawarkan banyak kemudahan. Selain pindah faskes, pengguna juga bisa melakukan berbagai hal lainnya.
1. Cek Status Kepesertaan
Dengan aplikasi ini, peserta bisa melihat status kepesertaan kapan saja. Termasuk juga informasi iuran dan riwayat pembayaran.
2. Cetak Kartu BPJS Digital
Kartu BPJS digital bisa dicetak langsung dari aplikasi. Sangat praktis jika kartu fisik hilang atau rusak.
3. Akses Riwayat Pelayanan
Riwayat pelayanan kesehatan juga bisa dilihat di aplikasi. Ini berguna untuk keperluan kontrol atau rujukan ke dokter lain.
4. Cari Faskes Terdekat
Fitur pencarian faskes memudahkan peserta menemukan faskes terdekat. Cocok untuk yang sering bepergian atau baru pindah domisili.
Disclaimer
Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Data seperti daftar faskes, jam operasional, dan syarat pindah faskes bisa berbeda tergantung kebijakan BPJS Kesehatan setempat. Disarankan untuk selalu mengecek informasi terbaru melalui aplikasi Mobile JKN atau situs resmi BPJS Kesehatan.