Leg kedua babak play-off Liga Eropa 2025/2026 antara VfB Stuttgart dan Celtic FC bakal jadi ajang pesta bagi Die Roten. Stuttgart datang ke laga ini dengan modal kuat berupa kemenangan telak 4-1 di leg pertama. Artinya, tiket ke babak 16 besar sudah hampir di genggaman, asal performa kandang mereka tetap konsisten.
MHP Arena menjadi saksi betapa tangguhnya skuad asuhan pelatih Stuttgart musim ini. Dalam tujuh pertandingan terakhir di markas sendiri, Die Roten belum pernah kebobolan kekalahan. Ini jelas jadi modal psikologis penting jelang duel pamungkas melawan Celtic.
Rekor dan Statistik yang Mendukung Stuttgart
Keunggulan agregat 4-1 bukan cuma angka. Itu adalah cerminan dominasi Stuttgart di leg pertama. Bilal El Khannouss tampil brilian dengan dua gol, sementara Jamie Leweling dan Tiago Tomas menyumbang satu gol masing-masing. Performa itu memperlihatkan bahwa lini serang Stuttgart sedang dalam performa terbaiknya.
Celtic, di sisi lain, datang dengan beban berat. Klub asal Skotlandia ini belum pernah menang dalam 16 pertandingan tandang di Jerman. Angka itu bukan sekadar statistik biasa, tapi bukti betapa sulitnya bagi tim tamu untuk mengimbangi ritme permainan khas Eropa saat bertandang ke Bundesliga.
1. Performa Kandang Stuttgart yang Moncer
Stuttgart tampil beda saat bermain di MHP Arena. Atmosfer dukungan suporter, kebiasaan bermain di lapangan sendiri, dan strategi taktis yang disiapkan khusus membuat mereka jadi lawan yang sulit dijinakkan. Dalam lima pertandingan terakhir di kandang, mereka cuma kebobolan dua gol.
2. Kekalahan Telak di Leg Pertama
Kekalahan 1-4 di Glasgow bukan cuma soal skor. Itu juga soal dominasi Stuttgart yang terlalu besar. Celtic sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat, tapi langsung dibalas habis-habisan oleh skuad Bundesliga. Dari situ, Celtic sudah kehilangan momentum dan terus ditekan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kondisi Skuad dan Absensi Pemain Kunci
Jeff Chabot harus absen karena akumulasi kartu kuning. Kehilangan bek tengah ini jelas pengaruh, tapi Stuttgart punya solusi. Angelo Stiller yang sudah kembali berlatih diprediksi akan mengisi posisi itu. Pengalamannya di lini tengah bisa jadi andalan saat menghadapi serangan cepat Celtic.
Di lini depan, Deniz Undav jadi sosok penting. Sudah mencatat enam assist di Liga Eropa musim ini, pemain muda ini punya kemampuan membuka ruang dan memberi umpan matang ke Ermedin Demirovic. Keduanya akan jadi ancaman utama bagi pertahanan Celtic.
3. Absensi Pemain Celtic
Celtic juga punya masalah di skuad. Cameron Carter-Vickers, Jota, dan Arne Engels absen karena cedera. Ini tentu mengurangi pilihan Martin O’Neill di lini belakang dan lini tengah. Kehadiran Benjamin Nygren jadi harapan, terutama dalam membantu serangan dari sisi sayap.
Prediksi Susunan Pemain
Susunan pemain yang akan diturunkan Stuttgart diprediksi akan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1. Nubel di gawang, dengan Vagnoman dan Mittelstadt sebagai full-back. Di lini tengah, Karazor dan Stiller akan jadi penghubung antara pertahanan dan serangan.
4. Formasi Stuttgart (4-2-3-1)
- GK: Nubel
- DF: Vagnoman, Jeltsch, Hendriks, Mittelstadt
- MF: Karazor, Stiller
- AM: Leweling, El Khannouss, Fuhrich
- FW: Demirovic
Sementara Celtic diprediksi akan memainkan formasi 4-3-3. Schmeichel di bawah mistar, dengan Tierney dan Araujo sebagai bek sayap. McGregor dan Hatate akan jadi motor di lini tengah, dengan Nygren yang diharapkan bisa menciptakan peluang dari sisi kanan.
5. Formasi Celtic (4-3-3)
- GK: Schmeichel
- DF: Araujo, Trusty, Scales, Tierney
- MF: McGregor, Hatate, Nygren
- FW: Maeda, Cvancara, Tounekti
Perbandingan Data Kunci
Berikut perbandingan statistik penting antara kedua tim menjelang leg kedua:
| Kriteria | VfB Stuttgart | Celtic FC |
|---|---|---|
| Rekor tandang/ kandang | 7 pertandingan tak terkalahkan di kandang | 0 kemenangan dalam 16 laga tandang di Jerman |
| Gol di leg pertama | 4 gol | 1 gol |
| Pemain kunci | El Khannouss, Demirovic, Undav | Nygren, Cvancara, Maeda |
| Absensi penting | Jeff Chabot (bek) | Carter-Vickers, Jota, Engels |
Prediksi Hasil dan Peluang Lolos
Dengan keunggulan agregat yang besar, Stuttgart hanya butuh bermain dengan komposisi yang stabil. Tak perlu terlalu mengejar gol, tapi cukup menjaga ritme permainan dan mematikan setiap peluang Celtic dengan cepat.
Celtic harus menang dengan selisih minimal tiga gol untuk lolos. Artinya, tekanan ada di tim tamu. Namun, melihat rekor tandang mereka di Jerman, itu bukan tugas yang mudah.
6. Skor Perkiraan
- Skor akhir leg kedua: Stuttgart 2-0 Celtic
- Skor agregat: Stuttgart 6-1
Kesimpulan
Stuttgart datang sebagai tim yang sudah mengendalikan jalannya pertandingan sejak leg pertama. Dengan performa kandang yang solid dan keunggulan agregat, peluang mereka lolos ke babak 16 besar sangat besar. Celtic punya tugas berat, tapi bukan mustahil jika bisa tampil luar biasa. Hanya saja, melihat data dan kondisi saat ini, Die Roten tetap jadi unggulan kuat.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terkini hingga tanggal publikasi. Statistik dan kondisi pemain bisa berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan menjelang pertandingan.